Indonesia Tsunami Early Warning System
Last Updated on Thursday, 25 March 2010 16:53
Written by Administrator
Monday, 04 February 2008 19:52
Program Sistem Peringatan Dini Tsunami
Sistem Peringatan Dini Tsunami adalah suatu sistem yang komprehensif yang meliputi dua komponen utama, yaitu:
- Upstream, yaitu mekanisme pengumpulan data dari peralatan yang diletakan di lapangan, pengiriman data ke pusat pengolahan data, proses analisa data dan informasi, hingga penyampaian peringatan dini pada pihak yang berwenang dan keseluruh masyarakat. Kegiatan upstream ini sangat sarat teknologi, mulai dari pemantauan gempa bumi, permukaan laut, sistem telekomunikasi, pengiriman dan pengolahan data, dan sistem komunikasi informasi;
- Downstream, merupakan bagian lain dari Sistem Peringatan Dini Tsunami yang mengatur bagaimana penyampaian peringatan dini ini sampai kepada pihak yang berwenang dan masyarakat, bagaimana keterkaitan antara pusat dan daerah dalam penyampaian peringatan dini serta bagaimana kesiapan semua pihak baik di pusat, di daerah maupun di masyarakat dalam menindaklanjuti peringatan dini ini. Cakupan kegiatan downstream ini mulai dari mitigasi, kesiapan, dan ketanggapan maupun peningkatan kapasitas (institusi, masyarakat, maupun individu) dalam menanggapi peringatan dini tsunami sesuai dengan Prosedur Tetap Sistem Peringatan Dini sampai pada kesiapan masyarakat sendiri dalam menanggapi sistem tersebut.
Indonesia, melalui Kementerian Riset dan Teknologi telah menyusun suatu Grand Scenario Pembangunan Sistem Peringatan Dini Tsunami yang memiliki komponen sebagai berikut: - Pemantauan Gempa (Earthquake Monitoring)
- Pemantauan Oseanografi (Oceanographic Monitoring)
- Pemodelan Tsunami (Tsunami Modeling)
- Pemantauan Deformasi Kerak (Crustal Deformation Monitoring)
- Teknologi Informasi dan Komunikasi (Information and Communication Technology)
- Kesiapan Masyarakat (Community Preparedness)
- Pembangunan Kapasitas (Capacity Building)












